Komposisi struktural:
Tegak: Menanggung beban vertikal struktur rumah kaca, sehingga memerlukan kekuatan dan stabilitas yang cukup.
Balok: Bagian horizontal yang menghubungkan tiang-tiang tegak, menopang material penutup, dan memikul beban horizontal.
Lengkungan: Anggota melengkung yang menopang material penutup, menahan gaya dorong ke atas dan gravitasi ke bawah.
Konektor: Komponen kunci yang menyambungkan tiang, balok, dan lengkungan dengan aman.
Transmisi Cahaya: Bahan bingkai memiliki efisiensi pemanfaatan cahaya yang tinggi.
Isolasi: Memiliki kinerja insulasi yang baik untuk menjaga suhu yang sesuai di dalam rumah kaca.
Pengoperasian: Mudah dioperasikan dan diberi ventilasi/dehumidifikasi, memfasilitasi pengelolaan sehari-hari.
Kekuatan Struktural: Tata letaknya kokoh, dengan ketahanan angin yang baik dan masa pakai yang lama.
Pemasangan Mudah: Rangkanya mudah dibuat, dan pemasangan di lokasi mudah dilakukan, sehingga mengurangi kesulitan konstruksi.
Galvanisasi hot-dip: Semua komponen baja harus digalvanis hot-dip untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi dan karat.
Pemotongan dan pengosongan baja: Pengosongan yang tepat sesuai dengan persyaratan desain, menggunakan metode seperti pemotongan api, pemotongan plasma, atau pemotongan laser untuk memastikan keakuratan dimensi dan permukaan yang halus.
Pembengkokan dan pembentukan baja: Baja dibengkokkan dan dibentuk sesuai kebutuhan melalui proses pembengkokan dingin atau panas, mengontrol radius pembengkokan dan suhu pemanasan untuk mencegah retak atau deformasi.
Pengelasan dan perakitan: Pengelasan berkualitas tinggi dengan hasil pengelasan yang estetis, mengurangi masalah seperti pengelasan yang tidak lengkap, masuknya terak, dan porositas. Hal ini meningkatkan keakuratan dimensi dan posisi pemasangan yang benar selama perakitan.




